---
Hari Senin, tanggal 16 Januari 2006 seharusnya menjadi hari yang paling menyenangkan sepanjang sejarah perkuliahan saya!
Yep, hari itu adalah hari pengumuman nilai kelulusan saya! Kalau dilihat yang sudah-sudah, prosesinya selalu menyenangkan dan unik sekali. Dua tahun lalu mahasiswa arsitektur yang sudah lulus dibacakan nilai kelulusanya oleh para dosen sembari masuk kedalam kolam hias berwarna hijau yang terletak di drop off area gedung P di kampus saya..
Tahun lalu mahasiswa yang lulus harus menarik tali yang mengikat kardus yang tergantung di atap parkiran motor setelah melewati siraman air. Setelah ditarik keluarlah selembar kain yang bertuliskan nilai yang didapat beserta tabuan serbuk pemeriah acara yang entah berupa confetti ataupun berupa tepung terigu!
Bagaimana dengan tahun ini? Itulah yang saya tunggu.. dengan niat semula berangkat pukul 7 pagi, banyak hal yang terjadi dan memaksa saya berangkat pukul 9, karena acara dimulai pukul 10 jadi masih ada cukup waktu lah.

Tiba-tiba saja arus kendaraan di jalan yang saya lewati menjadi padat. Ada apa gerangan? Ternyata demo buruh sekabupaten Sidoarjo masih berlanjut dan mereka berencana untuk ngelurug ke kantor Pemprov Jatim.

Okay, berarti jalur akan merambat.. semenit.. lima menit.. lima belas menit.. TIGA PULUH MENIT belum juga bergerak! APA-APAAN INII?? BAGAIMANA DENGAN PENGUMUMAN NILAIKU??? Hal yang sudah tertunda selama satu setengah tahun!


Apa daya, para buruh baru bergerak setelah SATU JAM kemudian, banyak orang yang memilih berganti kendaraan dengan menumpang kereta api komuter.. dan seperti yang telah diperkirakan.. SAYA TERLAMBAT! Ketika saya menginjakkan kaki di kampus, sambutan teman-teman saya yang berbalur tepung membuat saya sedih.. saya kehilangan sesuatu.. sesuatu yang telah saya tunggu selama 5 tahun.. sesuatu yang digantikan oleh rekor perjalanan ke kampus terlama dengan waktu tempuh 3 jam!
Hmmm… DAMN IT!
Ganggu gak siiiihhhhh?! Apa demo itu PERLU mengingat kenaikan upah minimum dapat menyebabkan sebagian pengusaha me-relokasi pabriknya ke daerah yang memiliki upah minimum lebih rendah? Yang artinya mereka akan di PHK besar-besaran! Tapi nggak bisa disalahin juga sih, mereka butuh duit juga kan? Seperti saya! Hehehe.. sukur-sukur deh kalo bisa dapet duit lebih, mungkin itu kalau kita melihat cara berpikir mereka.
Anyway, ternyata pengumuman nilai tahun ini lebih seru! Mahasiswa dipanggil satu persatu oleh dosen pembimbing yang kemudian di'baptis' dengan guyuran air dan tepung di kepala. Kemudian mereka diharuskan berlomba balap karung menuju tempat yang ditunjuk dimana terletak wadah-wadah berisi larutan tepung. Dan untuk mengetahui nilai, mereka harus menemukan kertas berisi informasi tersebut DIDALAM larutan tepung dengan menggunakan MULUT!!
AaaRRRrrrrGGgggHHHHHH!! That's my favorite stuff!! Saya tidak akan keberatan melakukan semua ituuuu! Macet siiaallaaannnn!!!!!!!
Hmm, sabar.. sabar.. seperti SMS MiMi menenangkan saya ditengah kemacetan tadi..
Ya suw lah, tanya nilai aja.. Pak Sam mentor saya ternyata nggak ada di tempat.. yah.. dari telepon saya mendapat informasi: 'Bon, nilaimu masuk B+, saya berusaha menaikkan menjadi A tapi susah. Ya karena hal-hal yang saya bilang kemarin'. Ternyata karena penyajian saya kurang kominikatif, masih banyak hal-hal menarik yang dapat menambah point tapi belum terlihat, dan perihal kenapa saya menjadi speechless pada saat sidang!!!
Well, walopun tidak sesuai target, tapi saya tetep bersyukur lah! Point A dan B+ hanya terpaut 0.5 point.. jadi it's not a very big deal sih sebenernya.. toh IPK juga bakalan naik kok.. masih bilangan tiga koma kok.. tapi teteepp, buat seseorang yang cenderung perfeksionis, hal itu cukup mengganggu!
Tauk ah!